Selasa, 19 Agustus 2014


kutipan dari AutonetMagz.com – Masih ingatkah anda akan ‘Bimantara Nenggala’? sebagai versi ‘lokal’ dari Hyundai Elantra generasi kedua yang sempat hadir di pasar Indonesia pada tahun 1995-an, dimana sebenarnya saat itu Hyundai Elantra  mempunyai model yang cukup menarik pada jamannya.
Gril depan New Hyundai Elantra Facelift
Baru-baru ini, tepatnya awal di minggu ini, Hyundai Thailand baru saja meluncurkan facelift dari generasi ke-5 Hyundai Elantra, yang di Thailand dinamakan Hyundai Elantra Sport. Model facelift ini tentu saja hadir dengan desain ala Fluidic Sculpture khas Hyundai yang membuat tampilan eksterior Elantra terbaru ini mengalir dan enak dilihat. Peluncuran ini juga menandai kehadiran Hyundai Elantra pertama di Thailand yang dibuat dari Malaysia (Sebelumnya diimpor dari Korea Selatan) dan mengambil keuntungan dengan diberlakukannya perjanjian dagang AFTA, sehingga harganya lebih kompetitif.
New Hyundai Elantra Facelift Thailand
Model terbaru ini telah menggunakan desain bumper baru, baik bumper depan maupun bumper belakang, lampu depan menggunakan proyektor (lampu HID untuk tipe tertingginya), lampu kabut yang lebih meruncing desainnya, aksen krom di tepi jendela, lampu belakang dengan kombinasi LED, dan velg 17-inch berdesain baru.
Interior New Hyundai Elantra Facelift
Di interior, tambahan kisi-kisi AC untuk memaksimalkan pendinginan, dan layar display berukuran 3.6 inchi berteknologi OLED beserta sistem power steering yang dapat di setel dengan tiga pilihan bobot, sama seperti yang digunakan pada KIA Carens dan diaplikasikan sebagai perangkat standar.
Mesin New Hyundai Elantra Facelift
Untuk mesinnya, Hyundai tetap menggunakan mesin Nu berkapasitas 1.8 liter yang menghasilkan tenaga sebesar 150 PS dan torsi 178 NM dipadukan dengan transmisi automatik 6-percepatan. Di atas kertas, angka-angka ini mampu melajukan Hyunda Elantra Sport dari 0 ke 100 km/jam dalam waktu 10.2 detik, dan mencapai top speed 202 km/jam.
Lampu projektor New Hyundai Elantra Facelift
Untuk harga, berkat kebijakan pengurangan pajak dari perjanjian AFTA, Hyundai Elantra Sport dapat dijual mulai dari 749.000 Baht (setara dengan 273 juta rupiah) untuk tipe GL, sampai 898.000 Baht (setara 328 juta rupiah) untuk tipe termahalnya, tipe GLS Navi. Jika di Indonesia, harga tersebut di kisaran harga Honda City, padahal mesin yang digunakan adalah mesin 1.8 liter yang sekelas dengan Toyota Corolla Altis atau Honda Civic.
bagian belakang New Hyundai Elantra Facelift
Kembali lagi pertanyaan yang selalu kami lontarkan mengenai produk-produk Hyundai, apakah PT Hyundai Mobil Indonesia akan menjual Hyundai Elantra Sport ini untuk pasar tanah air? Menurut pengamatan AutonetMagz kemungkinannya amat kecil atau bahkan tidak sama sekali, dikarenakan pasar sedan Indonesia yang terus menyusut seiring waktu, sehingga potensi penjualan tipe sedan ini akan jauh dari harapan Hyundai Indonesia. Sabar yah.
bengkel spesialis hyundai daerah bogor jawa barat memang terdapat beberapa bengkel rujukan dari mulut ke mulut ketika saya coba untuk memperbaiki mobil hyundai saya, setelah dipikir beberapa kali terbesit pemikiran saya untuk mencoba  membuat skenario pembentukan bengkel baru daerah sekitar bogor, saya coba kembangkan beberapa ide yang bisa lebih dikembangkan oleh para pemburu ide bisnis..berikut contohnya...




STUDI KELAYAKAN BISNIS
 BENGKEL Spesialis MOBIL korea
Suatu lokasi dimana lokasinya terletak ditengah-tengah beberapa perumahan yang berkembang dan berada di salah satu jalan utama daerah bogor. Jumlah rumah yang telah berkembang telah mencapai ribuan rumah dan pesatnya perkembangan daerah sekitar yang dilalui hampir 20 mobil / menit . Diperkirakan jangka panjang lokasi ini akan menjadi kota satelit atau kota mandiri.
Penghuni diperumahan tersebut dapat dikatakan 40% memiliki mobil sehingga dapat dikatakan jumlah mobil sama pesatnya dengan jumlah rumah disekitar dan arus jalan tiap menit dipastikan akan menambah jumlah persentasi kedatangan pelanggan bengkel .
Dengan kondisi seperti ini, kami mencoba mempersiapkan sebuah konsep bengkel spesialis dimana kekhususan bengkel ini adalah perbaikan, penjualan spare-parts, dan perawatan mobil-mobil keluaran atau produk lisensi korea, dengan tidak tertutup kemungkinan untuk perbaikan dan perawatan mobil lisensi lainnya sepanjang dibutuhkan pelanggan.
I.      KEPEMILIKAN DAN Pengurus Usaha
Pemrakarsa
Dengan latar belakang yang seperti diceritakan diatas, maka saya merencanakan membangun usaha Bengkel perbaikan dan perawatan serta penjualan sparepart Mobil khusus ( spesialis ) keluaran lisensi korea..
Kepemilikan Usaha
Usaha Bengkel Mobil ini merupakan usaha perorangan, dimana pengurus usaha adalah:
Pemilik / Pimpinan Usaha       :.
Pengurus Harian                      : 1
Dibantu                                   :   2     orang karyawan
Modal Usaha
Modal dasar usaha diperkirakan sebesar Rp
II.    Pemasaran
Produk & Segmentasi
Produk usaha ini adalah:
-          Memperbaiki kerusakan mobil
-          perawatan berkala mobil
-          menjual ban mobil sekaligus pemasangannya
-          menjual sparepart sekaligu menggantinnya.
-          dll
Segmentasi pasar usaha ini adalah pemilik mobil yang ada disekitar perumahan ini dan kendaraan yang melalui jalan sekitar bengkel .diperkirakan target sebanyak 1 % dari jumlah kendaraan dapat dilayani dengan baik.
Permintaan
Perkiraan  kendaraan yang ada diperumahan tersebut adalah 20.000 mobil. Doperkirakan:
-          setiap  2 bulan sekali  mobil di servis berkala
-          setiap 10 bulan sekali 2 ban mobil penggerak diganti dan 24 bulan sekali 2 ban pengikut diganti.
-          Setiap 2 bulan sekali panggantian oli mobil.

Diperkirakan 10% mobil yang ada pada tahap operasional usaha ini melakukan service dan penggantian ban, oli dilokasi tersebut.
Pesaing
Pada daerah tersebut belum terdapat spesialisasi perbaikan mobil lisensi korea .
Peluang
Berdasarkan analisa permintaan dan pesaing, maka peluang untuk mendapatkan omset usaha ini adalah:
-          Omset jasa servis adalah:
20.000 mobil x 1% = 200 mobil
200 mobil : 2 bulan = 100 mobil/bulan
omset rata-rata permobil sebesar Rp 100.000, maka omset jasa ini adalah:
100 mobil x Rp 100.000 = Rp 10.000.000/bulan
-          Penjualan ban:
20.000 mobil x 1% = 200 mobil
200 mobil : 10 bulan = 20 mobil
20 mobil x 2 ban = 40 ban/bulan
harga ban rata-rata Rp 750.000, maka omset penjualan ban adalah:
40 ban x Rp 750.000 = Rp 30.000.000/bulan
Estimasi keuntungan Ban :
40 x @ Rp. 25,000,-=Rp.1.000.000/bulan
-          Penjualan oli:
20.000 mobil x 1% = 200 mobil
200 mobil : 2 bulan = 100 mobil
100 mobil x 4 kaleng oli = 400 oli perbulan
harga rata-rata oli Rp 40.000, sehingga omset oli adalah:
400 mobil x Rp 40.000 = Rp 16.000.000/bulan
Estimasi keuntungan oli :
400 x @ Rp. 5,000,-=Rp.2.000.000/bulan
Total omset usaha ini untuk operasi bulan pertama sebesar Rp 56.000.000/bulan
Total Keuntungan usaha ini untuk operasi bulan pertama adalah sebesar Rp. 13.000.000.-
No
Item
Omset
(Rp)
Harga Pokok Penjualan
(%)
1
Jasa servis
10.000.000
100%
2
sparepart
0
0
3
Ban
30.000.000
97%
4
Oli
16.000.000
87%
Total
56.000.000

No
Item
keuntungan
(Rp)

1
Jasa servis
10.000.000

2
sparepart
0

3
Ban
1.000.000

4
Oli
2.000.000

Total
13.000.000


Mengingat usaha ini masih baru dan masih banyak orang yang belum tahu, maka diperkirakan proyeksi omset penjualan setiap bulannya sebesar 50%, 60%, 70%, 80%, 85%, 90%, 95%, 100% atas target penjualan.

III.  Lokasi dan Teknis
Lokasi Usaha
Rencana Bengkel Spesialis Mobil Korea  ini akan dibuka pada komunitas Bengkel Mobil didaerah tersebut.
Fasilitas dan perlengkapan usaha yang diperlukan dalam membangun usaha ini adalah:
-          Renovasi                                                                                         Rp         5.000.000
-          Hand Tool  Kit1 unit x @ Rp 118.750.000                                      Rp       10.000.000
-          Mesin pendukung peralatan kerja 1 unit x @ Rp 47.975.000        Rp         5.000.000
-          Daigun Scanner  Charger PCS 450. 1 set x @ Rp 14.000.000       Rp       14.000.000
-          Lift ( dongkrak ) 1 set x Rp 1.000.000                                           Rp         1.000.000
-          Peralatan service lainnya                                                                Rp         5.000.000
-          Kompresor 1 unit x @ Rp 3.000.000                                             Rp         3.000.000
-          Kompuer & Printer 1 unit x @ Rp 3.000.000                                Rp         3.000.000
-          Meja & kursi 2 unit x @ Rp 250.000                                             Rp            500.000
-          Lain-lain                                                                                         Rp            500.000
Total                                                                                                 Rp     57.000.000

Sumber Dana Investasi

Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri Modal sendiri
-          Investasi Tetap                  Rp    32.000.000 (52%)
-          Investasi berjalan              Rp    25.000.000 (40%)
-          Modal cadanganlainnya    Rp      5.000.000 ( 8% )
Grand Total                      Rp   62.000.000
Asumsi Proyeksi Keuangan:
Asumsi-asumsi proyeksi keuangan dapat dilihat pada Formulir lampiran keuangan (Microsoft Excel), seperti: Harga Jual, Harga Pokok, Biaya Operasional, Tenaga Kerja, Suku Bunga Bank, Rasio Persediaan, Piutang, Hutang Dagang,  Kenaikan Harga dan Biaya (escalation), Umur Ekonomis / Penyusutan, dan sebagainya.


nah, tinggal kita mengasumsikan sendiri dan mengembangkan ide2 segar sebagai bahan persiapan realisasi ide bengkel tersebut..selamat berimajinasi